pabila hati berbicara
dalam bahasa puitis yang menyesakkan dada
merasuk sepenuh pancaindera
lalu aku akur dengan cinta terlarang
yang mengiringi setiap nafas ini.
visits
c
|
Labels:
puisi smlm
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
mereka
-
-
siput sedut8 years ago
-
-
kontradiksi12 years ago
-
give me me13 years ago
0 .:
Post a Comment